5 Tips Pembuatan Biopori Sederhana yang Efektif
- Lifestyle

5 Tips Pembuatan Biopori Sederhana yang Efektif

Selain membangun sumur resapan, terdapat metode sederhana lainnya yang sanggup Anda lakukan jika tinggal di daerah rawan banjir. Menggunakan lubang biopori adalah salah satu solusi untuk perkara tersebut. Pembuatan biopori sederhana untuk rumah Anda akan memberikan manfaat-manfaat tertentu. Berikut ini akan dijelaskan manfaat dan beberapa tips dalam pembuatannya.

Manfaat Biopori

Biopori yang dibuat dengan benar akan memberikan manfaat tertentu. Beberapa di antaranya dipaparkan sebagai berikut.

  • Membantu pencegahan banjir karena melancarkan drainase.
  • Menyuburkan tanah karena adanya penempatan sampah organik dalam biopori.
  • Mengurangi sampah organik yang berserakan.
  • Mengorganisir jumlah air tanah dengan baik.
  • Meningkatkan tanah yang sehat
  • Menambah ruang hijau di sekitar Anda

Tips Pembuatan

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa mengoptimalkan pembuatan lubang biopori.

1. Siapkan Sejumlah Peralatan Lengkap

Untuk membuat Biopori, Anda perlu menyiapkan seperangkat peralatan dan bahan yang lengkap. Ini termasuk bor pipa, pipa PVC sepanjang berdiameter 10 sampai 30 cm dengan panjang satu meter, dan kabel besi atau penutup pipa yang dilubangi.

Sedangkan bahan-bahan yang diperlukan untuk memproduksi biopori adalah air dan sampah organik berupa daun, kulit buah, rumput atau sisa sayuran, yang juga biasa digunakan dalam pembuatan kompos.

2. Tentukan Lokasi Strategis

Pilih lokasi tanah yang tepat untuk membuat biopori. Jika tanahnya kering, sirami terlebih dahulu dengan air untuk melunakkan tanah dan membuatnya lebih mudah untuk ditusuk. Perhatikan juga aliran air yang biasanya datang. Jangan sampai Anda menempatkan biopori di sekitar bagian rumah yang memiliki kepadatan tanah rapat.

3. Lubangi Tanah yang Tegak Lurus

Usahakan Anda melubangi tanah untuk tempat pipa biopori secara tegak lurus. Inilah fungsi dari bor tanah yang telah Anda siapkan sebelumnya. Kemiringan tanah akan mempengaruhi tegaknya biopori dan daya serapnya kelak. Jika posisi biopori tegak lurus, daya serap semakin baik dan kekuatan pipa di dalam tanah akan lebih lama.

4. Gunakan Linggis

Jika memang tidak ada bor tanah, Anda bisa menggunakan linggis. Pembuatan lubang dengan linggis akan lebih mudah daripada perkakas lainnya. Anda juga bisa menyingkirkan kerikil dan bebatuan dengan lebih mudah. Ketika tanah terlalu berbatu, Anda akan sulit untuk menanam biopori di dalamnya.

5. Semen Sekeliling Lubang

Jika memang kepadatan tanah di rumah Anda tidak begitu padat, biopori mungkin sulit ditempatkan. Tips untuk langkah ini adalah melakukan penyemenan di sekitar lubang biopori. Ini bisa membuat biopori lebih awet dan rapi. Peresapan akan efektif sekalipun keadaan tanah tidak padat.

Pembuatan biopori di rumah tidak begitu rumit selama Anda memiliki bahan dan alat yang dibutuhkan. Anda bisa mencegah banjir dan genangan air di sekitar rumah serta mendapat beberapa manfaat yang sebelumnya terpapar di artikel ini. Selain tips pembuatan, perlu Anda tekankan bahwa perawatan biopori juga merupakan hal paling penting agar fungsinya optimal.